Contoh Surat Gugatan Perdata

Nama   : Muhammad Reza Mukti

NIM     : 100510012

Hal      :  Surat Gugatan

Kepada Yang Terhormat,

Ketua Pengadilan Negeri Kota Lhokseumawe

Di-  Tempat

Dengan Hormat,

Muhammad Reza, S.H., LL.M, dan Agus Safwan, S.H. Adalah advokat/Kuasa Hukum/Konsultan Hukum yang memilih domisili hukum di Jl.Kenari No.5 Kutablang,Kota Lhokseumawe, dalam hal ini bertindak baik sendiri-sendiri maupun bersama-sama, berdasakan surat kuasa khusus tertanggal 1 April 2013 yang kemudian bertindak untuk atas nama Maulizan Bin Ali, selanjutnya disebut PENGGUGAT.

Dengan ini Penggugat mengajukan gugatan terhadap Zahratul Fajri yang selanjutnya disebut TERGUGAT.

Alasan Gugatan :

  1. Bahwa Penggugat adalah pemilik sah atas tanah tebat yang terletak di Gampong Meunasah Mee Kandang Kecamatan Muara Dua Kota Lhokseumawe dahulu Kabupaten Aceh Utara, yang merupakan harta warisan/ peninggalan orang tua Penggugat yang bernama M. Ali, berdasarkan Surat Keterangan tentang Tanah tertanggal 17 Pebruari 1984;
  2. Bahwa berdasarkan Surat Keterangan surat Keterangan Tentang Tanah tertanggal 17 Pebruari 1984, diketahui bahwasannya tanah tersebut terletak di Gampong Meunasah Mee Kecamatan Muara Dua Kota Lhokseumawe dahulu Kabuaten  Aceh Utara seluas 33.250 M2 yang batasannya adalah sebagai berikut :
  • – Sebelah Utara dengan tebat milik Zakaria Usman d/h Puteh H. Nyak Umar
  • – Sebelah Selatan dengan tebat Faisal d/h Puteh Syam
  • – Sebelah Timur dengan Sungai Kandang
  • – Sebelah Barat dengan tebat milik Zahratul fajri ( Tergugat ) d/h alur Sungai
  1. Bahwa pada tahun 1971, mantan suami tergugat yang bernama Bukhari telah membeli tebat ikan yang terletak sisi barat objek sengketa ( berbatasan alur sungai ) milik Abdul Majid.
  2. Bahwa berdasarkan Surat Keterangan Jual tertanggal 13 Januari 1971 diketahui bahwasannya tanah milik Abdul Majid terletak d Gampong Meunasah Mee Kecamatan Muara Dua Kota Lhokseumawe ( dahulu Kabupaten Aceh Utara ) yang batas – batasnya adalah sebagai berikut :
  • – Sebelah Utaradengan tebat ikan Tgk. Usman Azis.
  • – Sebelah Selatan dengan tebat ikan Puteh Animar
  • – Sebelah Barat dengan kebun H. Nyak Umar / Guru Rasjid / Kebun Gam Beda
  1. Bahwa walaupun dalam surat keterangan jual tersebut telah disebutkan dengan jelas batas – batasnya akan tetapi mantan suami Tergugat tidak hanya menguasai tanah / tebat yang sesuai dengan surat tersebut saja, akan tetapi juga menguasai tanah milik Penggugat yang berada disisi Timur tanah milik Tergugat ;
  2. Bahwa pada tanggal 21 September 1973, Bukhari ( mantan suami Tergugat) telah menyerahkan tanah yang dibelinya dari Abdul Majid termasuk tebat milik Penggugat kepada Tergugat sebagaimana tertuang dalam Surat Keterangan Penyerahan tertanggal 21 September 1973 ;
  3. Bahwa Penggugat telah berulang kali mengingatkan Tergugat bahwa tebat yang terletak disisi timur Tergugat adalah Penggugat dan tidak pernah dijual kepada mantan suami tergugat yaitu Bukhari. Akan tetapi Tergugat tetap tidak mengubrisnya ;
  4. Bahwa tahun 1998 Tergugat mengajukan permohonan penerbitan bukti Hak milik pada Kantor Pertanahan Nasional ( BPN ) Kota Lhokseumawe yang dahulu beradadalam wilayah Hukum BPN Kabupaten Aceh Utara ;
  5. Bahwa selanjutnya pada tanggal 9 Nopember 1998, Tergugat telah membuat dan menandatangani Surat Pernyataan Penguasaan Fisik Bidang Tanah ( sporadik ) yang disaksikan oleh M. Nasir. M, SH. Dan juga Husaini serta di ketahui oleh Teuku Halim selaku Kepala Desa / Keuchik Meunasah Mee Kandang ;
  6. Bahwa atas permohonan Tergugat tersebut, pada tanggal 29 Desember 1998, Randi Sri Indra melalui Satgas Yuridis/Kepala Seksi Pengukuran dan Pendaftaran tanah / Panitia “A” telah memberikan kesimpulan bahwa pemilik / yang menguasai tanah adalah Jahratul Fajri (Tergugat) ;
  7. Bahwa selanjutnya Randi Sri Indra (Kepala BPN Kota Lhokseumawe) pada tanggal 7 Januari 1999 telah mengeluarkan Pengumuman Data Fisik dan Data Yuridis Nomor : 600.21-3/08/1999 atas tanah yang dimohonkan sertifikat oleh Tergugat ;
  8. Bahwa terhadap pengumuman tersebut, Teuku Halim pernah mengajukan keberatan/ sanggahan sebagaimana dimaksudkan dalam Surat Nomor : 778/2004/1999 tertanggal 28 Januari 1999, dengan alasan yang pada pokonya menyatakan bahwa tanah yang diumumkan tersebut perlu diukur kembali karena batas – batas tanahnya tidak benar dan tidak sesuai dengan fakta. Namun keberatan/sanggahan tersebut dicabut kembali oleh Teuku Halim melalui Suratnya Nomor : 824/2004/1999 tertanggal informasi Teuku Halim sendiri dilakukan oleh Teuku Halim akibat penekanan ( pengancaman ) yang dilakukan oleh pihak keluarga Tergugat ;
  9. Bahwa pada tanggal 24 April 1999, Randi Sri Indra (Kepala BPN Kota Lhokseumawe) telah membukukan kepemiikan tanah yang dimohonkan oleh terggugat serta telah menerbitkan bukti Hak Milik Nomor : 330 tertanggal 26 April 1999 Kepada tergugat ;
  10. Bahwa setelah Tergugat memiliki bukti Hak Milik atas tanah milik Penggugat. Juga telah menikmati hasil sewa tebat milik Penggugat tersebut yang disewakan kepada Bakhtiar Ahmad dengan sewa Rp. 1.200.000.- (satu juta dua ratus ribu rupiah) selama 5 tahun yaitu tahun 2003 sampai dengan 2008 ;
  11. Bahwa Penggugat sangat keberatan atas yang dilakukan oleh tergugat-tergugat dan perbuatan tersebut dapat dinyatakan sebagai suatu perbuatan melawan hukum (onrechmatigdaad) yang telah mendatangkan kerugian bagi Penggugat ;
  12. Bahwa Tergugat dengan nyata dan terang sebagaimana diterangkan dalam posita diatas. Telah melakukan perbuatan melawan hukum yaitu menguasai tanah yang bukan miliknya dengan cara-cara yang tidak pantas dan melanggar norma hukum yang hidup dan ada ditengah-tengah masyarakat, dengan cara melakukan manipulasi data batas dan luas tanah yang dimohonkan untuk diberikan hak, dimana tanah milik Tergugat, apabila tergugat telah menikmati keuntungan sewa yang bukan merupakan hak miliknya ;
  13. Bahwa tindakan Tergugat yang tidak melakukan klarifikasi secara benar dan faktual atas kebenaran batas tanah yang dimohonkan oleh Tergugat jelas merupakan perbuatan melawan hukum dan melanggar kaidah hukum yang mengatur tentang tata cara pendaftaran tanah, dikarenakan proses permohonan dan penerbitan hak milik tidak sesuai dengan sebenarnya bahwa terindikasi adanya penipuan. Hal ini dapat dilihat dari ketidak benaran fakta pernyataan tentang batas tanah, dimana dalam pernyataan atas batas tanah, dan risalah penelitian data yuridis dan penetapan batas angka 4 tentang persetujuan pemilik tanah yang berbatasan/nama tetangga yang berkepentingan. Karena secara fakta ditemukan bahwasanya seseorang yang bernama H Usman Azis yang tanahnya berbatasan disebelah Utara tanah tergugat telah meninggal dunia pada 12 Desember 1986 begitu juga dengan H nyak Umar yang meninggal dunia pada bulan juli 1984. Begitu juga dengan pemilik tanah yang berbatasan disebelah Selatan yaitu Puteh Animer yang meninggal pada tanggal 10 oktober 1986. LANTAS SIAPA YANG MENANDA TANGGANI PERSETUJUAN TERSEBUT ? bila mana orang yang disebutkan dalam batas tanah telah meninggal dunia. Apalagi para ahli waris juga membantah sebagaiman Ahli waris almarhum Usman Azis membantah dengan tegas menyatakan bahwa orang tuanya tidak pernah menandatangani Surat Pernyataan Atas Batas dan Luas Tanah yang dibuat oleh Tergugat I, sebagaimana tertuang dalam surat pernyataan tertanggal 10 Januari 2013 ;
  14. Bahwa begitu juga tindakan Randi Sri Indra yang tidak melaksanakan tugas secara benar dan bertanggung jawab, dimana hanya karena “ketakutan” atas ancaman pihak keluarga Tergugat telah mencabut kembali keberatan/sanggahan atas pengumuman Randi Sri Indra (Kepala BPN Kota Lhokseumawe) ;
  15. Bahwa Penggugat sangat keberatan dangan cara-cara atau perbuatan-perbuatan yang dilakukan oleh Tergugat tersebut, Selain karena Penggugat juga telah memberikan kerugian materiil karena tidak dapat menguasai objek yang menjadi miliknya ;
  16. Bahwa tindakan Tergugat tentunya telah menimbulkan kerugian baik materiil maupun moril bagi diri penggugat. Dan berdasarkan ketentuan pasal KUHPerdata yang menyatakan  “ Tiap-tiap perbuatan melawan hukum yang menimbulkan kerugian hak maka diwajibkan pihak-pihak yang membuat kerugian menggantikan kepada pihak yang dirugikan “ dalam hal ini tentunya yang mengalami kerugian adalah Penggugat ;
  17. Bahwa kerugian materiil yang diterima oleh Penggugat akibat tidak dapat menguasai objek sengketa ini selama 37 tahun terhitung sejak tahun 1973 sampai gugatan ini diajukan yaitu tahun 2013 yang apabila disewakan maka Penggugat mengalamikerugian sejumlah Rp.8.100.000,- ( delapan juta seratus ribu rupiah ) dengan rincian kerugian sebagian berikut :

Sewa tahun 1973 – 1983 ( 10 tahun ) pertahun/Rp. 50.000,- = Rp. 500.000,-

Sewa tahun 1984 -1994 ( tahun ) pertahun/ Rp. 100.000,- = Rp. 1.000.000,-

Sewa tahun 1995 – 2002 ( 7 tahun ) pertahun/ Rp. 200.000.- = Rp. 1.400.000,-

Sewatahun 2003 – 2008 ( 5 tahun ) = Rp. 1.200.000,-

Sewa tahun 2009 – 2013 ( 4 tahun ) pertahun / Rp. 1.000.000,- = Rp. 4.000.000,-

Total = Rp. 8.100.000,- ( delapan juta seratus ribu rupiah )

  1. Bahwa tindakan Tergugat tidak hanya menimbulkan kerugian materiil saja akan tetapi juga telah menimbulkan immaterial (moril) tidak dapat diperhitungkan/ diganti dengan jumlah uang sebesar apapun. Namun untuk membuat kejelasan kerugiandalam gugatan ini maka jika dipersamakan dengan nominal atau besaran uang, kerugian moril yang dialami Penggugat sebesar Rp. 2.000.000.000,- ( dua milyar rupia ) ;
  2. Bahwa berdasarkan dalil – dalil yang diuraikan di atas jelaslah apabila Gugatan Penggugat adalah Gugatan yang jelas dan terang menurut hukum, oleh karena itu sudah sepatutnya untuk diterima ;
  3. Bahwa untuk bermaknanya gugatan ini dan terpenuhinya hak – hak Penggugat, untuk itu Penggugat memohon agar Pengadilan Negeri Lhokseumawe menetapkan dan meletakkan sita jaminan ( Conservatoir Beslag ) atas sebidang tanah terletak di Gampong Meunasah Mee Kecamatan Muara Dua Kota Lhokseumawe dahulu Kabupaten Aceh Utara seluas 33.250 M2 yang batasannya adalah sebagai berikut :
  • – Sebelah Utara dengan tebat milik Zakaria Usman d/h H. Nyak Umar
  • – Sebelah Selatan dengan tebat milik Faisal d/h Puteh Syam
  • – Sebelah Timur dengan Sungai Kandang
  • – Sebelah Barat dengan tebat milik Zahratul Fajri ( Tergugat ) d/h alur sungai
  1. Bahwa agar Tergugat bersedia secara suka rela memenuhi isi putusan dalam perkara ini, mohon agar Tergugat secara tanggung renteng dihukum untuk membayar uang paksa ( dwangson) sebesar Rp. 500.000,- (lima ratus ribu rupiah ) perhari, setiap Tergugat lalai memenuhi isi putusan, terhitung sejak putusan ini diucapan dan sampai dilaksanakan ;
  2. Bahwa perkara ini didukung oleh bukti-bukti yang kuat baik bukti surat maupun bukti saksi dan saksi ahli yang bersedia diangkat sumpahnya untuk menerangkan telah terjadinya perbuatan melawan hukum. Oleh karena itu kepada Majelis yang memeriksa atau mengadili perkara ini agar dapat memerintahkan putusan ini dapat dijalankan dengan serta merta (Uit Voerbaar Bij Vorrad) walaupun ada upaya hukum verzet, banding dan kasasi ;
  3. Bahwa oleh karena gugatan ini timbul akibat tindakan yang dilakukan oleh Tergugat-tergugat, maka sangatlah patut dan beralasan hukum segala biaya yang timbul dalam perkara ini dibebankan kepada tergugat-tergugat ;

Berdasakan dalil-dalil gugatan di atas selanjutnya Penggugat memohon kepada Bapak Ketua Pengadilan Negeri Lhokseumawe untuk memanggil kami kedua belah pihak dalam suatu persidangan yang khusus ditetapkan guna memeriksa, mengadili, dan membawa bukti-bukti dan memutuskan demi hukum sebagai berikut :

PRIMAIR

  1. Menerima dan mengabulkan Gugatan untu seluruhnya ;
  2. Menyatakan sah menurut hukum milik penggugat sebidang tanah tebat terletak di Gampong Meunasah Mee Kecamatan Muara Dua Kota lhokseumawe dahuli Kabupaten Aceh Utara seluas 3.250 M2 yang batasannya adalah sebagai berikut :
  • – Sebelah Utara dengan tebat milik Zakaria Usman d/h Nyak Umar
  • – Sebelah selatan dengan tebat milik Faisal d/h Puteh Syam
  • – Sebelah timur dengan Sungai Kandang
  • – Sebelah Barat dengan tebat milik Zahratul Fajri (Tergugat) d/h alur sungai
  1. Menghukum Tergugat untuk mengembalikan objek sengketa dalam perkara ini kepada Penggugat tanpa syrat dan ikatan apapun dengan pihak ketiga ;
  2. Menyatakan perbuatan-perbuatan Tergugat adalah perbuatan melawan hukum (onrechtmatigdaad) ;
  3. Menyatakan sah dan berkekuatan hukum surat keberatan Pengumuman Data Fisik dan Yuridis an.  Jahratul Fajri tertanggal 28 Januari 1999 yang diterbitkan oleh Teuku Halim (Kepala Desa/Gampong Meunasah Mee Kandang) ;
  4. Menyatakan tidak berkekuatan hukum surat Peryataan Penguasaan Fisik Bidang tanah (Sporadik) tertanggal 9 November 1999 yang dibuat tergugat dan diketahui Teuku Halim ;
  5. Menyatakan tidak berkekuatan hukum surat Pernyataan batas dan luas tanah yang dibuat oleh tergugat tertanggal 10 November 1998 ;
  6. Menyatakan tidak berkekuatan hukum Risalah Penelitian data Yuridis dan Penetapan batas yang dikeluarkan oleh Randi Sri Indra (Kepala BPN Kota Lhokseumawe)  ;
  7. Menyatakan tidak berkekuatan hukum surat persetujuan Pengumuman Fisik dan Yuridis  Nomor : 824/2004/1999 tertanggal 31 Maret 1999 yang diterbitkan oleh Teuku Halim ;
  8. Memerintahkan Tergugat untuk membuat pernyataan penguasaan Fisik bidang (sporadik) dan surat pernyataan atas batas dan luas tanah sesuai dengan sebenarnya ;
  9. Memerintahkan Randi Sri Indra untuk membuat Risalah penelitian Data Yuridis dan Penetapan Batas sesuai dengan sebenarnya ;
  10. Memerintahkan Randi Sri Indra (Kepala BPN Kota Lhokseumawe)  untuk merubah/merevisi sertifikat Hak Milik Nomor 330 atas nama Jahratul Fajri tertanggal 26 April 1999 dan menerbitkan sesuai dengan data yang sebenarnya serta melakukan revisi/perubahan data-data tanah sesuai dengan yang sebenarnya  pada buku tanah tertanggal 24 April 1999 ;
  11. Menyatakan sah dan berharga Sita jaminan yang diletakkan dalam perkara ini ;
  12. Menghukum Tergugat untuk membayar kerugian Meteriil sebesar Rp.8.100.000,- (delapan juta seratus ribu rupiah)
  13. Menghukum Tergugat-tergugat untuk membayar kerugian inmateriil sebesar Rp.2.000.000.000,- (dua milyar rupiah) ;
  14. Menghukum Tergugat-tergugat untuk membayar uang paksa (dwangsom) kepada Penggugat sebesar Rp.500.000,- (lima ratus ribu rupiah)/perhari, jika Tergugat lalai menjalankan isi putusan ini, sejak diucakpan sampai dilaksanakan ;
  15. Menyatakan putusan ini dapat dijalankan terlebih dahulu, walaupun ada verzet,banding atau kasasi dari tergugat-tergugat (Uit Voerbaar Bij Voorraad) ;
  16. Menghukum Tergugat untuk membayar semua biaya yang timbul akibat perkara ini ;
  17. Menghukum Tergugat-tergugat untuk mematuhi putusan ini;

SUBSIDER

Apa bila Majelis Hakim Pengadilan Negeri Lhokseumawe berpendapat lain, mohon putusan yang seadil-adilnya (ex aequo et bono).

Hormat Kami

Kuasa Hukum Penggugat

Muhammad Reza, S.H., LL.M                                   Agus Safwan, S.H.

Malang, 14 Desember 2009
K e p a d a :
Yang Terhormat Bapak Ketua
Pengadilan Negeri Bandung
Di – Bandung –

Dengan Hormat yang bertanda tangan dibawah ini, saya :
(nama penerima kuasa/advokat), S.H., Advokat, berkantor di Jalan …….. Bandung, berdasarkan surat kuasa tanggal 13 Desember 2009, terlampir, bertindak untuk dan atas nama :
Nama Lengkap : (nama pemberi kuasa)
Tmpat Lahir : Cisarua
Umur / Tanggal Lahir : 22 Tahun / Juli 1987
Jenis Kelamin : Perempuan
Kebangsaan : Indonesia
Tempat Tinggal : Jl. No. 18 Bandung
Agama Islam : Islam
Pekerjaan : Pegawai Swasta
Dalam hal ini telah memilih tempat kediaman hukum ( domisili ) di kantor kuasanya tersebut diatas hendak menandatangani dan memajukan surat gugat ini, selanjutnya akan disebut PENGGUGAT.
Dengan ini penggugat hendak mengajukan gugatan terhadap :
Nama : (nama tergugat)
Pekerjaan : Dirut. P.T. MEKAR JAYA
Tempat Tinggal : Jl. C. 36 Bandung
Selanjutnya akan disebut TERGUGAT
Adapun mengenai duduk persoalannya adalah sebagai berikut :
Bahwa penggugat dengan tergugat telah membuat suatu pengikatan untuk melakukan jual beli nomor 542/20.56/2009 tanggal 2 Januari 2009 tentang penjualan gedung perkantoran bertingkat III di :
Kompleks : Gedung Perkantoran Asia Afrika
Terletak di : Jalan, Asia Afrika 40154
Blok : 2
Nomor : 12a
Luas Tanah : 380 M2
Jumlah Lantai : 3.5 (tiga setengah) Lantai
Luas Bangunan : 380 M2
Lantai I : 100 M2
Lantai II : 100 M2
Lantai III : 100 M2
Lantai IV : 80 M2
Bahwa menurut perjanjian yang telah disetujui oleh penggugat dan tergugat, tergugat telah berjanji akan menyerahkan bangunan tersebut untuk dapat dipergunakan kepada klien kami selambat-lambatnya pada tanggal 15 Oktober 2009.
Bahwa menurut perjanjian penggugat mengikat diri untuk melunasi sisa harga penjualan dan pembelian sejumlah Rp. 800.000.000 (delapan ratus juta rupiah) dalam jangka waktu 2 (dua) kali angsuran bulanan atau sejumlah Rp. 350.000.000 (empat ratus juta rupiah) tiap angsuran per bulan;
Bahwa penggugat selain telah memenuhi kewajiban-kewajiban sesuai dengan perjanjian di atas seperti terbukti menurut perincian pembayaran terlampir juga berkehendak untuk melaksanakan perjanjian tersebut, seperti terbukti dari kwitansi tanda penerimaan uang tanggal 20 Maret 2009 dan tanggal 20 Mei 2009 masing – masing sebesar Rp. 350.000.000 ( Tiga Ratus Lima Puluh Juta Rupiah )
Bahwa karena sampai hari ini, Rabu tanggal 14 Desember 2009 tergugat tidak memenuhi kewajiban untuk menyerahkan secara nyata gedung perkantoran yang tergugat jual dan seharusnya diserahkan kepada penggugat selambat-lambatnya pada tanggal 15 Oktober 2009, sehingga telah terjadi wanprestasi.
Bahwa atas kelalaian tergugat tersebut, oleh penggugat telah dilakukan teguran – teguran secara lisan terhadapnya dan memberikan somasi kepada tergugat. Akan tetapi tergugat tidak mengindahkannya.
Bahwa atas perbuatan tergugat yang telah cidera janji tersebut , sudah jelas sangat merugikan bagi penggugat.
Bahwa untuk kerugian mana, penggugat memerlukan penyerahan bangunan secara nyata dan secapatnya untuk mata pencaharian penggugat maka wajar penggugat meminta ganti rugi kepada tergugat sebanyak 3 % (tiga prosen ) untuk setiap bulan, yang dihitung mulai sejak tanggal 20 Juni 2009 sampai tergugat mengadakan penyerahan bangunan secara nyata.
Bahwa penggugat mempunyai sangka yang beralasan terhadap itikad buruk tergugat untuk mengalihkan, memindahkan, atau mengasingkan bangunan yang telah diperjanjikan akan dijual dan diserahkan kepada penggugat.
Maka berdasarkan segala apa yang terurai diatas, pengugat mohon dengan hormat sudilah kiranya Pengadilan Negeri di Bandung berkenan memutuskan :
PRIMAIR :
1. Menghukum tergugat untuk menyerahkan bangunan tersebut secara nyata kepada penggugat.
2. Menghukum tergugat untuk membayar ganti rugi kepada penggugat sebesar 3 % (tiga prosen ) untuk setiap bulan, yang dihitung mulai sejak tanggal 20 Juni 2009 sampai tergugat mengadakan penyerahan bangunan secara nyata.
3. Menghukum tergugat membayar biaya perkara ini.
4. Menyatakan putusan ini dapat dijalankan terlebih dahulu 8 uitvoerbaar bij voorraad ) meskipun timbul verzet atau banding.
Apabila pengadilan negeri berpendapat lain :
SUSSIDAIR:
Dalam perdilan yang baik, mohon keadilan yang seadil – adilnya ( ex aequo et bono )
Hormat
Kuasa Penggugat.
(nama penerima kuasa)

Pekalongan, 15 September 2013

Nomor             : 05/G/WRS/09/13

Hal                  : GUGATAN WARIS

Kepada Yth.

Ketua Pengadilan Negeri Kota Pekalongan

Di Pekalongan

Dengan hormat, yang bertanda tangan di bawah ini kami :

  1. Nama : Sumarban bin Warlam

Umur                           : 48 Tahun

Agama                         : Islam

Pekerjaan                     : Wiraswasta

Alamat                          : Jalan Mangga Utara No. 23 Rt. 02 Rw. 04 Kelurahan

Gumawang Kecamatan Wiradesa Kota Pekalongan.

Yang selanjutnya disebut sebagai PENGGUGAT I

  1. Nama : Wiranto bin Warlam

Umur                           : 43 Tahun

Agama                         : Islam

Pekerjaan                     : PNS

Alamat                          : Jalan Belimbing Dua No. 40 Rt. 01 Rw. 05 Kelurahan Tirto

Kecamatan Tirto Kota Pekalongan.

Yang selanjutnya disebut sebagai pihak PENGGUGAT II.

Dalam hal ini PENGGUGAT I dan PENGGUGAT II mohon disebut sebagai PARA PENGGUGAT.

Dengan ini mengajukan gugatan terhadap :

Nama                           : Nawa binti Warlam

Umur                           : 39 tahun

Agama                         : Islam

Pekerjaan                     : Pedagang

Alamat                                    : Jalan Borobudur No. 21 Rt. 03 Rw. 05 Kelurahan Panjang

Kecamatan Kraton Kota Pekalongan.

Yang selanjutnya disebut sebagai TERGUGAT.

Adapun yang menjadi dasar-dasar dan alasan diajukannya gugatan adalah sebagai berikut :

  1. Bahwa telah terjadi perkawinan, orang tua dari Para Penggugat dan Tergugat bernama Warlam bin H. Bambang dengan Warijem binti H. Ilyas, dari perkawinan tersebut telah dikaruniai 3 (tiga) orang anak masing-masing bernama Sumarban bin Warlam, Wiranto bin Warlam, dan Nawa binti Warlam.
  2. Bahwa pada tahun 2011 Warlam bin H. Bambang telah meninggal dunia karena sakit sedangkan Warijem binti H. Ilyas meninggal dunia pada tahun 2012 karena kecelakaan di Tegal.
  3. Bahwa selama masa hidup almarhum Warlam bin H. Bambang dan almarhumah Warijem binti H. Ilyas lebih banyak berkumpul bersama Tergugat sampai meninggal dunia.
  4. Bahwa setelah almarhumah Warijem bin H. Ilyas meninggal dunia telah mempunyai harta peninggalan sebagai berikut :
  5. Sebidang tanah seluas 1 Ha, Sertifikat Hak milik No. 200 Tanggal 5 Maret 1998. Surat ukur No. 854/Banyurip/1997 Tanggal 3 Januari 1998 An. Warlam bin H. Bambang terletak di Jalan Gajayana Nomor: 200 Rt. 05 Rw. 06 Kelurahan Banyurip Kecamatan Banyurip Kota Pekalongan. Dengan batas-batas sebagai berikut :

Utara         : Jalan Merdeka

Selatan      : Rumah Bapak Sahid

Timur         : Rumah Bapak Noer Cholis

Barat         : Rumah Bapak Abdullah

Saat ini tanah tersebut sepenuhnya ada di dalam kekuasaan Tergugat.

  1. Bahwa setelah almarhumah Warijem binti H. Ilyas meninggal dunia harta peninggalannya sebagaimana dimaksud pada poin 4 (empat) di atas telah diambil alih dan dikuasai oleh Tergugat sendiri sampai sekarang.
  2. Bahwa Para Penggugat berulang kali mendatangi Tergugat yang maksudnya ingin meminta bagian yang menjadi hak para Penggugat secara baik-baik, tetapi Tergugat tidak mengindahkan.
  3. Bahwa terdapat tanda-tanda dari Tergugat yang ingin memiliki dan menguasai sendiri harta peninggalan seperti yang telah disebutkan diatas tanpa memikirkan Para Penggugat yang juga memiliki hak atas harta peninggalan tersebut.

Berdasarkan uraian tersebut diatas, maka Para Penggugat mohon agar Pengadilan berkenan memberikan putusan sebagai berikut :

Primair

  1. Mengabulkan gugatan Para Penggugat untuk seluruhnya;
  2. Menetapkan harta peninggalan tersebut pada poin 4 (empat) sebagai harta peninggalan orang tua/pewaris;
  3. Menetapkan Para Penggugat dan Tergugat sebagai ahli waris almarhum Warlam bin H. Bambang;
  4. Menetapkan bagian/kadar masing-masing ahli waris almarhum Warlam bin H. Bambang menurut Hukum Waris Islam atau menurut ketentuan Undang-Undang yang berlaku;
  5. Menetapkan Tergugat agar menyerahkan bagian Para Penggugat dengan cara sukarela dan jika tidak dapat dibagi secara natural dapat dinilai dengan uang atau dijual atau dilelang dan hasilnya diserahkan sesuai bagiannya masing-masing;
  6. Membebankan biaya perkara kepada Tergugat.

Subsidier

Jika pengadilan memiliki pendapat dan penilaian lain, mohon kiranya memberikan putusan yang seadil-adilnya.

Terimakasih.

Hormat kami,

Para Penggugat

Contoh surat kuasa khusus:

SURAT KUASA KHUSUS

No.   /FY/SDA/PDT/13

Yang bertanda tangan di bawah ini :

  1. Nama        : Sumarban bin Warlam

Umur             : 48 Tahun

Agama           : Islam

Pekerjaan      : Wiraswasta

Alamat            : Jalan Mangga Utara No. 23 Rt. 02 Rw. 04 Kelurahan

Gumawang Kecamatan Wiradesa Kota Pekalongan.

  1. Nama        : Wiranto bin Warlam

Umur             : 43 Tahun

Agama           : Islam

Pekerjaan      : PNS

Alamat           : Jalan Belimbing Dua No. 40 Rt. 01 Rw. 05 Kelurahan Tirto

Kecamatan Tirto Kota Pekalongan.

Dalam hal ini memilih domisili hukum di Kantor Pengacara/ Law Office “AZKARRIZAL, SH & Friends” yang beralamat di Pekalongan, Jalan Jendral Sudirman Nomor 309. Menerangkan bahwa dengan ini memberi kuasa penuh kepada:

AZKARRIZAL, SH.

Yang akan bertindak untuk dan atas nama serta mewakili kepentingan hukum Para Pemberi Kuasa.

KHUSUS

Untuk mengurus dan membela kepentingan hukum Para Pemberi Kuasa sebagai PENGGUGAT untuk menggugat NAWA BINTI WARLAM yang bertempat tinggal di Jalan Borobudur No. 21 Rt. 03 Rw.05 Kelurahan Panjang Kecamatan Kraton Kota Pekalongan sebagai TERGUGAT. Dalam perkara Perdata Waris atas sebidang tanah yang merupakan warisan dari orang tua PARA PENGGUGAT dan TERGUGAT yang kini dikuasai oleh TERGUGAT sepenuhnya.

Dan selanjutnya Penerima Kuasa;

  • Dapat mewakili di depan dan menghadap di depan Pejabat/Instansi Pengadilan, Kepolisian, Kejaksaan, dan/atau Pejabat/Instansi Pemerintah/Swasta lainnya yang ada permasalahannya dengan perkara tersebut diatas.
  • Dapat memberikan keterangan secara lisan/tertulis, mengajukan serta menandatangani segala surat-surat, permohonan/pengaduan/gugatan, bantahan, perlawanan, jawaban-jawaban, kesimpulan, memori-memori, akta, berita acara, mengajukan dan meminta didengar saksi-saksi dan lain-lain alat bukti, menyangkal saksi lawan, dan menolak pembuktian lainnya, meminta menjalankan segala keputusan/penetapan Hakim, membalas segala perlawanan atas segala hal yang merugikan. Dan pada pokoknya Penerima Kuasa diberikan hak penuh untuk mengerjakan segala sesuatu yang dianggap perlu untuk mempertahankan kepentingan hukum Pemberi Kuasa berkenaan dengan permasalahan tersebut diatas sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
  • Dapat mempergunakan kuasa ini dalam tingkat Banding, Kasasi, dan Peninjauan Kembali.
  • Diberikan hak untuk melimpahkan kuasa ini (subtitusi) kepada orang lain baik seluruh maupun sebagian dalam hal tertentu dan menarik kembali kuasa ini.

Pekalongan, 10 September 2013

Penerima Kuasa                                                          Pemberi Kuasa

AZKARRIZAL, SH                                                          SUMARBAN BIN WARLAM

WIRANTO BIN WARLAM

Surat Gugatan

Bandung, 10 September 2008

Hal: Gugatan Wanprestasi

Lampiran: 5 eksemplar

Kepada :

Yang terhormat Bapak Ketua

Pengadilan Negeri (I) Bandung

Di – Bandung

Dengan hormat,

Yang bertanda tangan di bawah ini, saya:

Farah Fitriani, S.H., Advokat, berkantor di Jalan A. Yani No. 730, Bandung, berdasarkan surat kuasa tertanggal 6 September 2008, terlampir, bertindak untuk dan atas nama:

Anang Hermansyah, 56 tahun, Pengusaha, bertempat tinggal di Jl. Leuwigajah No. 187, RT 3 RW 6, Kelurahan Sukapahit, Kecamatan Sukadami, Bandung dalam hal ini telah memilih tempat kediaman hukum di kantor kuasanya tersebut di atas, hendak menandatangani dan memajukan surat gugat ini, selanjutnya akan disebut PENGGUGAT.

Dengan ini PENGGUGAT hendak mengajukan gugatan terhadap:

PT. Mundur Maju, beralamat di Jalan Cihanjuang No. 387 RT. 2 RW 4, Kelurahan Lembang, Kecamatan Lembang, Bandung, yang dalam hal ini diwakili oleh Direkturnya bernama Budiono, (Budiono selaku direktur utama PT. Mundur Maju) beralamat di Jalan Raya Lembang No. 13, RT 2 RW 1, Kelurahan Lembang, Kecamatan Lembang, Bandung, selanjutnya disebut sebagai TERGUGAT.

Adapun mengenai duduk persoalannya adalah sebagai berikut:

1. Bahwa pada 20 Juli 2008 PENGGUGAT telah mengadakan perjanjian dengan TERGUGAT berupa perjanjian jual beli (terlampir) selanjutnya disebut Perjanjian;

2. Bahwa dalam Perjanjian ini PENGGUGAT menjual berbagai jenis material bangunan kepada TERGUGAT yang jumlah keseluruhannya senilai Rp 3.500.000.000,- (tiga miliar lima ratus juta rupiah) dengan rincian sebagai berikut;

a. Satu Ton Semen merek Holcim

b. Satu Truk Cat Tembok merek Avian

c. 2 Ton pasir hitam

d. 100 lusin keramik Donita

e. 1000 pipa paralon

f. Dan lain lain

3. Bahwa sesuai pasal 4 perjanjian, PENGGUGAT dan TERGUGAT telah sepakat dengan sistem pembayaran yang dilakukan oleh TERGUGAT, yaitu melalui Primajasa Bank dengan beberapa Giro Bilyet;

4. Bahwa berdasarkan Pasal 4 Perjanjian, pembayaran giro bilyet melalui Primajasa Bank yang menjadi hak PENGGUGAT tersebut akan dilakukan oleh TERGUGAT secara bertahap, yaitu meliputi:

a. Pembayaran Tahap Pertama dengan Giro Bilyet nomor TPK 56789 sebesar Rp. 450.000.000,- ( empat ratus lima puluh juta rupiah) dilakukan pada tanggal 27 Juli 2008;

b. Pembayaran Tahap Kedua dengan Giro Bilyet nomor TPK 65879 sebesar Rp. 950.000.000,- ( sembilan ratus lima puluh juta rupiah) dilakukan pada tanggal 29 Juli 2008 ;

c. Pembayaran Tahap Ketiga dengan Giro Bilyet nomor TPK 85796 sebesar Rp. 1.200.000.000,- ( satu koma dua miliar rupiah) dilakukan pada tanggal 7 Agustus 2008,

d. Pembayaran Tahap Keempat dengan Giro Bilyet nomor TPK 23956 sebesar Rp. 550.000.000,- ( lima ratus lima puluh juta rupiah) dilakukan pada tanggal 10 Agustus 2008:

e. Pembayaran Tahap Kelima dengan Giro Bilyet nomor TPK 42897 sebesar Rp. 350.000.000,- (tiga ratus lima puluh juta rupiah) dilakukan pada tanggal 11 Agustus;

f. Bahwa pada tanggal 26 Juli 2008, PENGGUGAT telah melaksanakan seluruh pekerjaannya yang merupakan kewajiban PENGGUGAT kepada TERGUGAT sesuai dengan Perjanjian pasal 5, yaitu memberikan dan melakukan pengiriman barang ke tempat yang ditentukan oleh TERGUGAT;

6. Bahwa dengan telah dilaksanakannya seluruh kewajiban PENGGUGAT tersebut, maka berdasarkan Pasal 3 Perjanjian PENGGUGAT berhak untuk menerima pembayaran dari TERGUGAT sebesar Rp. 3.500.000.000 (tiga miliar lima ratus juta rupiah);

7. Bahwa TERGUGAT telah menyerahkan giro bilyet sesuai dengan pasal 4 perjanjian;

8. Bahwa ketika Giro Bilyet jatuh tempo pada tanggal 17 Agustus 2008 dan PENGGUGAT hendak mencairkan dana, Giro tersebut ditolak oleh bank yang bersangkutan dengan alasan dananya tidak ada;

9. Bahwa PENGGUGAT telah bersabar menunggu sampai dengan batas waktu yang ditentukan dalam Perjanjian pasal 8, yaitu 24 Agustus 2008;

10. Bahwa ternyata setelah batas waktu habis Giro Bilyet masih tidak dapat dicairkan;

11. Bahwa atas kelalaian TERGUGAT tersebut, oleh PENGGUGAT telah dilakukan teguran – teguran secara lisan terhadapnya pada tanggal 1, 12 dan 21 September 2008, akan tetapi TERGUGAT tidak mengindahkannya;

12. Bahwa, dengan tidak dilaksanakannya kewajiban TERGUGAT tersebut, maka TERGUGAT telah melakukan ingkar janji (wanprestasi) terhadap Perjanjian, yaitu dengan tidak dilaksanakannya Pembayaran sesuai pasal 3 sebesar Rp. 3.500.000.000,- (tiga miliar lima ratus juta rupiah) yang harus sudah dibayarkan paling lambat tanggal 10 Agustus 2008, sehingga dengan Demikian wanprestasi tersebut telah mengakibatkan kerugian bagi PENGGUGAT;

13. Bahwa sesuai dengan Pasal 1338 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata menyatakan semua perjanjian yang dibuat secara sah berlaku sebagai undang-undang bagi mereka yang membuatnya;

14. Bahwa sesuai dengan pasal 10 perjanjian, sengketa antara PENGGUGAT dan TERGUGAT akan diselesaikan di Pengadilan Negeri Bandung;

15. Bahwa, untuk menjamin agar gugatan ini tidak sia-sia dan guna menghindari usaha TERGUGAT untuk mengalihkan hartanya pada pihak lain selama proses persidangan, maka PENGGUGAT mohon agar dapat dilakukan sita jaminan terhadap:

A. Sebidang tanah dan bangunan di Jl. Cihanjuang No. 387 Lembang milik TERGUGAT;

B. Sebidang tanah dan bangunan terletak di Jl. Sukarno Hatta No. 400 Bandung milik TERGUGAT;

C. Sebidang tanah dan bangunan terletak di Jln Dr. Setiabudi No. 645 Bandung yang terdaftar di Kantor Pertanahan Bandung atas nama Budiono;

D. mobil box L.300 berwarna putih dengan Nomor polisi D 1574 TA;

E. mobil truk Isuzu Dyana berwarna hijau dengan nomor polisi D 3456 WA;

F. 2 buah mesin genset dengan merek Hitachi berwarna hitam dan merah ;

G. 4 buah mesin las dengan merek Krisbow berwarna hitam;

H. 2 buah kompressor;

16. Bahwa, karena gugatan ini didukung bukti-bukti yang otentik, maka PENGGUGAT mohon agar putusan perkara ini dapat dijalankan lebih dulu walau ada banding, kasasi maupun verzet (iut voerbaar bij -voorraad).

Bahwa berdasarkan fakta-fakta dan alasan-alasan yang telah PENGGUGAT uraikan tersebut diatas, maka PENGGUGAT mohon kiranya Majelis Hakim Pengadilan Negeri Bandung yang memeriksa dan mengadili perkara ini berkenan memutuskan sebagai berikut:

PRIMAIR:

  1. Mengabulkan gugatan PENGGUGAT untuk seluruhnya;
  2. Menyatakan sah dan berharga semua alat bukti yang diajukan PENGGUGAT dalam perkara ini;
  3. Menyatakan sah dan berharga Sita Jaminan;
  4. Menyatakan bahwa TERGUGAT telah melakukan wanprestasi;
  5. Membayar utang – utang
  6. Menghukum TERGUGAT untuk membayar ganti rugi sebesar ? kepada PENGGUGAT secara tunai;
  7. Menghukum TERGUGAT membayar biaya perkara ini;
  8. Menyatakan putusan ini dapat dijalankan lebih dahulu (uitvoerbaar bij voorraad) meskipun ada perlawanan banding, kasasi, maupun verzet;

SUBSIDIAIR:

Jika Pengadilan Negeri berpendapat lain, mohon kiranya memberikan putusan yang seadil-adilnya (EX AEQUO ET BONO).

Hormat kuasa PENGGUGAT,

(Farah Fitriani, S.H.)